Sabtu, 26 Maret 2016

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN



Definisi Manusia

            Manusia memiliki peranan-peranan yang unik didunia, dan dapt di pandang dari  berbagai segi. Seperti salah satu contohnya manusia menurut pandangan sosiologi merupakan makhluk yang tidak dapat berdiri sendiri yang artinya manusia membutuhkan orang lain dalam keberlangsungan hidupnya. Atau dalam ilmu kimia manusia merupakan kumpulan atom yang membentuk jaringan pada sistem yang dimiliki manusia, dan lain sebagainya. Untuk memperjelas dan memperdalam uraian diatas pada pengertian siapa manusia sebenarnya, secara biologis ada unsur-unsur yang terdapat dalam diri manusia, terdiri dari empat unsur yang saling terkait, yaitu :

a.       Jasad : Badan yang tampak, dapat diraba, dan menempati ruang dan waktu.
b.      Hayat : Mengandung unsur hidup yang ditandai dengan gerak.
c.       Ruh : Daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran.
d.      Nafs : Dalam pengertian diri atau keakuan, yaitu kesadaran tentang diri sendiri

          Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manusia adalah makhluk yang senantiasa mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan gagasan yang membentuk suatu kebudayaan.

Definisi Kebudayaan

            Kebudayaan adalah hasil karya manusia dalam usahanya mempertahankan hidup, mengembangkan keturunan dan meningkatkan taraf kesejahteraan dengan segala keterbatasan kelengkapan jasmaninya serta sumber- sumber alam yang ada disekitarnya. Secara praktis bahwa kebudayaan merupakan sistem nilai dan gagasan utama. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang  bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat. Selain itu terdapat tiga wujud kebudayaan yaitu :

1.      Wujud pikiran, gagasan, ide-ide, norma-norma, peraturan,dan sebagainya. Wujud pertama dari kebudayaan ini bersifat abstrak, berada dalam pikiran masing-masing anggota masyarakat di tempat kebudayaan itu hidup.
2.      Wujud sebagai suatu aktifitas kelakuan berpola manusia dalam masyarakat. Sistem sosial terdiri atas aktifitas-aktifitas manusia yang saling berinteraksi,  berhubungan serta bergaul satu dengan yang lain setiap saat dan selalu mengikuti pola-pola tertentu berdasarkan adat kelakuan. Sistem sosial ini  bersifat nyata atau konkret.
3.      Wujud fisik, merupakan seluruh total hasil fisik dari aktifitas perbuatan dan karya manusia dalam masyarakat.


Hubungan Manusia dengan Kebudayaan

            Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan manusia. Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Contoh sederhana adalah antara manusia dengan peraturan kemasyarakatan. Awalnya manusia yang buat, setelah jadi maka manusia yang harus patuh pada  peraturan yang dibuatnya sendiri. Dapat disimpulkan bahwa manusia tidak dapat lepas dari kebudayaan, karena kebudayaan itu merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri.

            Dari sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialekstis, maksudnya saling terkait satu sama lain. Dialektis melalui proses tiga tahap, yaitu :

1.      Eksternalisasi, yaitu dimana manusia mengekspresikan dirinya sendiri dengan menbangun dunianya.
2.  Obyektivasi, yaitu proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia.
3.  Internalisasi, yaitu proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia. Maksudnya bahwa manusia mempelajari kembali masyarakatmya sendiri agar dia dapat hidup dengan baik, sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat.



      Sumber : Sumber 1





Tidak ada komentar:

Posting Komentar